MENJADI PEMENANG SEJATI
Oleh : Royan Arief AL
“ Mengapa sih kita harus jadi pemenang ??? “. “ Karena kita sekarang berada dalam arena perlombaan dan kita berlomba di dalamnya dan tidak ada kata lagi selain kita harus menang “. Terciptanya kita di dunia ini adalah sebuah lambang kemenangan. Ingatkah kita tentang proses kejadian manusia ??, Sebenarnya kita telah berkompetisi dengan lawan-lawan kita dan kitalah yang keluar sebagai juara. Sehingga berlomba-lomba dalam kebaikkan (fastabiqul khoiroot) sebenarnya sudah menjadi sunnatullah sejak kita diciptakan sampai kelak hari kiamat, tapi mengapa hanya sedikit dari kita yang menyadarinya ???.
Karakter pemenang sejati
Berikut ini adalah beberapa karakteristik seorang pemenang sejati, :
1. Berpikir positif, optimis dan tidak takut celaan orang yang suka mencela ( QS.5:54 ). Artinya kita jangan sampai terpengaruh oleh komentar orang yang justru akan membuat kita konyol, pesimis dan putus asa. Ingatkah anda dengan cerita bapak, anak dan keledeinya.
2. Berpikir besar dan maju ( bukan berkhayal ). Orang-orang besar lahir dari cita-cita, mimpi-mimpi dan harapan-harapan yang besar. Lalu kenapa kita sering berpikir tentang kegagalan atau kesalahan yang belum nyata, jika kebenaran itu sudah nyata??. Lihatlah sejarah orang-orang yang telah menang dan berhasil, berpikir besar, positif, dan khusnudhon is starting point untuk melakukan hal yang lebih besar. Ingat : Berbuat tanpa visi dan misi yang jelas hanyalah sia-sia, Mempunyai visi dan misi tapi tanpa berbuat hanyalah mimpi.
3. Berani gagal dan berani salah. Kegagalan adalah aset, sebab ia merupakan umpan balik tentang bagaimana kita melakukan sesuatu. Jangan-jangan kita jarang melakukan kesalahan karena emang kita jarang berbuat !!??. Pepatah arab mengatakan “ Jarib walahid takun ‘arifa “. T.A Edison berkali-kali gagal, tapi ia justru menemukan beribu-ribu cara untuk membuat bola lampu. Werner Von Broum butuh 65.121 kesalahan lebih untuk membuat roket pada PD II.
4. Tahan banting. Kesuksesan memang tidak mudah, semakin tinggi kesuksesan kita, maka cobaan dan tantangannya akan semakin banyak. (QS.Muhammad : 31). Paul J Meyer mengatakan “ 90 % orang gagal sebelumnya, belum tentu gagal!!!hanya saja mereka cepat menyerah, tidak sabar, dan tidak tahan banting.
5. Mempersiapkan diri dengan optimal. Dengan persiapan yang optimal maka pekerjaan akan selesei dengan lebih mudahdan rapi. Kata ulama’ salaf “ kalau engkau mempunyai gagasan sebaiknya engkou juga memiliki kehendak ”.(QS.Al-Anfal : 66).
6. Tidak meremehkan orang lain ( tidak sombong ). Seorang pemenang bukanlah seorang yang egois. Ketika ia sukses dengan pribadinya maka ia juga harus sukses dengan publik. Kemenangan di jalan tengah tidak merugikan diri sendiri dan orang lain ( Steven R Covey ).
7. Resilient, elastis ( pintar menyesuaikan diri ). Mengapa harus begitu ??, karena kehidupan di dunia ini akan selalu berubah. Bukankah kita juga telah berubah....!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar